PENJELASAN SURAT AL-MA’UN

by dedemunawar on 08:19 AM, 18-Apr-13



PENJELASAN SURAT AL-MA’UN
LARANGAN MENGHARDIK
ANAK YATIM
Oleh: Fadila Rahim
َﻚِﻟَﺬَﻓ (1) ِﻦﻳِّﺪﻟﺎِﺑ ُﺏِّﺬَﻜُﻳ ﻱِﺬَّﻟﺍ َﺖْﻳَﺃَﺭَﺃ
ﻰَﻠَﻋ ُّﺾُﺤَﻳ ﺎَﻟَﻭ (2) َﻢﻴِﺘَﻴْﻟﺍ ُّﻉُﺪَﻳ ﻱِﺬَّﻟﺍ
(4) َﻦﻴِّﻠَﺼُﻤْﻠِﻟ ٌﻞْﻳَﻮَﻓ (3) ِﻦﻴِﻜْﺴِﻤْﻟﺍ ِﻡﺎَﻌَﻃ
َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ (5) َﻥﻮُﻫﺎَﺳ ْﻢِﻬِﺗﺎَﻠَﺻ ْﻦَﻋ ْﻢُﻫ َﻦﻳِﺬَّﻟﺍ
7) َﻥﻮُﻋﺎَﻤْﻟﺍ َﻥﻮُﻌَﻨْﻤَﻳَﻭ (6) َﻥﻭُﺀﺍَﺮُﻳ ْﻢُﻫ)
“Tahukah kamu (orang) yang
mendustakan agama?, Itulah
orang yang menghardik anak
yatim, Dan tidak
menganjurkan memberi
makan orang miskin. Maka
kecelakaanlah bagi orang-
orang yang shalat, (yaitu)
orang-orang yang lalai dari
shalatnya, Orang-orang yang
berbuat riya, Dan enggan
(menolong dengan) barang
berguna.” (al-Ma’un: 1-7)
Dalam ayat ini Allah mencela
bagi siapa yang meninggalkan
hak-hakNya dan hak-hak
hambanya.
Firman Allah: “Tahukah kamu
(orang) yang mendustakan
agama?” yaitu dengan
kebangkitan dan hari
pembalasan, sehingga ia tidak
beriman terhadap apa yang
diturunkan pada Rasul.
Firman Allah: “Itulah orang
yang menghardik anak yatim”
maksudnya adalah
menolaknya dengan kejam
dan keras, ia tidak
menyayanginya akibat
kerasnya hatinya, hal ini
dikarenakan ia sudah tidak
lagi mengharapkan pahala
dan tidak takut pada adzab
Allah.
Firman Allah: “Dan tidak
menganjurkan memberi
makan orang miskin” Ibnu
Katsir menyamakan ayat ini
dengan Qur’an surat al fajr
ayat 17-18, yang bunyinya:
َﻥﻮُّﺿﺎَﺤَﺗ ﻻَﻭ َﻢﻴِﺘَﻴْﻟﺍ َﻥﻮُﻣِﺮْﻜُﺗ ﻻ ﻞَﺑ ﻼَﻛ
، 17 :ﺮﺠﻔﻟﺍ] { ِﻦﻴِﻜْﺴِﻤْﻟﺍ ِﻡﺎَﻌَﻃ ﻰَﻠَﻋ
18]
Sekali-kali tidak (demikian),
Sebenarnya kamu tidak
memuliakan anak yatim, Dan
kamu tidak saling mengajak
memberi makan orang miskin,
yang dimaksud dengan tidak
memuliakan anak yatim ialah
tidak memberikan hak-haknya
dan tidak berbuat baik
kepadanya.
Imam ath Tobari berkata,
yaitu orang yang tidak
mengajak oarng lain untuk
mengasih makan yang
dibutuhkan oleh orang miskin
tersebut.
Imam asy-Syaukani dalam
Fathul Qodir berkata: maksud
ayat ini adalah ia tidak
menumbuhkan dalam dirinya
untuk membantu anak yatim
dan juga tidak mengajak
keluarganya untuk membantu
dan orang lain disebabkan
kebakhilan terhadap
hartanya, atau mendustakan
hari pembalasan, penjelasan
ini serupa dengan firman
Allah yang berbunyi:
“Dan (Ingatlah) hari (ketika)
orang-orang kafir dihadapkan
kepada neraka, (Dikatakan
kepada mereka): “Bukankah
(azab) Ini benar?” mereka
menjawab: “Ya benar, demi
Tuhan kami”. Allah berfirman
“Maka rasakanlah azab Ini
disebabkan kamu selalu
ingkar”. (QS. Al-Ahqaf: 34)
Firman Allah: “Maka
kecelakaanlah bagi orang-
orang yang shalat, (yaitu)
orang-orang yang lalai dari
shalatnya,” yaitu orang yang
senantiasa aksis dalam
shalatnya, akan tetapi ia
melalaikannya, tidak tepat
waktu, meninggalkan rukun-
rukunnya. Demikian ini
dikarenakan kurang
perhatiannya terhadap
perintah Allah sehingga ia
melalaikan sholat yang mana
ini merupakan perkara yang
sangat penting dalam
ketaatan dan pendekatan
yang lebih utama kepada
Allah.
Maka bagi siapa yang
melalaikan sholat, ia berhak
mendapatkan cela’an dan
kecaman, adapun lupa pada
saat sholat ini bisa menimpa
pada siapa saja sampai pada
nabi juga demikian. Oleh
karena itu Allah mensifatinya
dengan Riya’, hatinya keras,
tidak penyayang.
Firman Allah: “Orang-orang
yang berbuat riya”, Riya’
adalah sesuatu amal
perbuatan tidak untuk
mencari keridhaan Allah akan
tetapi untuk mencari pujian
atau kemasyhuran di
masyarakat.
Firman Allah: “Dan enggan
(menolong dengan) barang
berguna.” Yaitu enggan
memeberi sesuatu yang
dibutuhkan, seperti ember,
kuali, kapak dan lain-lain.
Sebagian Mufassirin
mengartikan: enggan
membayar zakat.
Mereka itu dikarenakan
kuatnya rasa tamaknya,
sampai kebutuhan yang kecil
saja enggan untuk mengasih,
apalagi yang lebih besar dari
itu.
Faedah surat di atas
Pertama: Dalam ayat di atas
anjuran untuk memuliakan
anak yatim, orang miskin.
Kedua: Menjaga shalat, dan
selalu perhatian padanya.
Ketiga: Perintah untuk ikhlas
atas semua pekerjaan.
Keempat: Anjuran untuk
berbuat kebaikan sekecil
apapun.

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

No comments yet. Why not make the first one!

New Comment

[Sign In]
Name:

Comment:
(You can use BBCode)

Security:
Enable Images